Cara Menghindari Atasan atau Bos Genit Bagi Para Wanita

Posted on Updated on

Sudah menjadi rahasia umum jika seorang atasan kadang suka melakukan perlakuan tidak baik terhadap bawahan. Seharusnya seorang bos memiliki sikap mengayomi terhadap bawahan dengan memberikan contoh yang baik. Kebalikannya, sekarang ini rentan sekali wanita yang bekerja diperlakukan secara tidak sopan atau genit, walaupun ia sudah memiliki suami. Kau merasa perilaku atasan genit terhadapmu?

Cara Menghindari Atasan atau Bos Genit Bagi Para Wanita

Jika atasan kamu sudah terlihat ada gelagak kurang sopan, terlalu ramah, genit, bahkan sedikit berbicara atau bertindak cabul, tentu ambila sikap di bawah ini :

5 Cara Menghindari Atasan atau Bos Bagi Para Wanita

1. Menjaga Jarak

Menghindari dengan cara menjaga jarak adalah pilihan terbaik. Ketika atasan kamu mendekati meja kerja, melihat layar komputer sambil mencondongkan badannya mendekati kamu, hingga saat kamu mengetik lalu ia melihat dan berniat mendekati, jauhi dia dengan cara menjauhkan kursi atau pura-pura mengambil berkas serta pergi mengambil minuman. Berilah tanda pada dia bahwa kamu tidak menyukai sikapnya tersebut. Apabila kamu takut lalu hanya diam saja, maka perilakunya bisa bertambah berani, karena ia menganggap kamu menerima dan membuka diri padanya.

2. Ubah bahasa tubuh kamu

Mungkin kamu tanpa sadar sering menjilat bibir, mengusap rambut, bahasa mata menggoda, gerakan tubuh yang membuat orang berpikiran bahwa kamu ingin didekati atau yang lainnya. Itu adalah celah bagi bos dan atasan kamu untuk berperilaku genit. Bahasa tubuh adalah hal yang membuat kamu bisa diperlakukan cabul lho! Segera ubah, misalnya menggunakan baju tidak terlalu ketat, bergerak-gerik sopan dan berwibawa, istilahnya jaga image.

3. Profesional dalam bekerja

Ingat, kamu memiliki tanggung jawab dan kewajiban, sebagai seorang karyawan tentu ada tugas menanti dan harus dikerjakan. Fokuslah pada hal tersebut, jangan sampai anda ingin mendapatkan perhatian dari bos agar naik jabatan atau tujuan lainnya. Bersikap profesional, berpakaian rapi, sopan, dan buatlah kamu jadi orang yang dihormati, bukan mencari perhatian. Jika atasan kamu sering memanggilmu oleh urusan yang tidak terlalu penting, lebih baik ajak rekan kerjamu masuk ke ruangannya. Serta tidak usah menerima ajakannya makan diluar kantor, atau rapat diluar kantor jika memang agendanya tidak jelas, mungkin saja itu adalah akal-akalannya saja.

4. Memperkenalkan suami atau pacar kepada lingkungan kerja secara tidak langsung

Misalnya memajang foto pacar, suami, atau keluarga kecil kamu. Buatlah orang di lingkungan kerja mengetahui statusmu jika memang sudah memiliki pacar, suami, atau sudah melahirkan. Perlihatkan bahwa kamu menyayangi dan mencintai pasanganmu itu, maka itu adalah tanda kepada atasanmu untuk menjaga jarak.

5. Laporkan tindakan atasan kamu

Apabila atasan sudah bertindak sangat tidak sopan, maka segera laporkan kepada bagian HRD. Setelah itu lihat perkembangannya, jika masih demikian maka laporkan kepada bos besar.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s